KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Jumat 18 Mei 2018 09:06:40
by MelindaCare, via Artikel Nutrisi

Makanan yang baik untuk sahur dan yang tidak baik ini penting untuk diketahui Anda.  Berpuasa memang dapat menyehatkan tubuh, apalagi jika makanan yang dikonsumsi bermanfaat bagi kesehatan. Untuk mendapat manfaat kesehatan secara maksimal dari berpuasa, seseorang harus sangat memperhatikan jenis dan jumlah makanan yang akan dikonsumsi selama bulan Ramadhan.

Makanan yang lebih sedikit namun dengan komposisi yang seimbang dapat memberi energi cukup untuk aktifitas dan menjaga kesehatan selama berpuasa. Makanan yang dikonsumsi pun sebaiknya sederhana dan tidak berbeda jauh dengan makanan sehari-hari. Makanan harus mengandung seluruh komponen kelompok makanan : protein, padi-padian dan sumber karbohidrat lainnya, sayuran dan buah, susu rendah lemak atau produk susu lainnya, dan sedikit lemak dan gula.

Pada saat berpuasa, asupan karbohidrat sebaiknya berupa karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang melepaskan energi nya secara perlahan (karbohidrat lepas lambat), sehingga mampu memberi tenaga lebih lama pada saat berpuasa. Karbohidrat lepas lambat ini contohnya adalah padi-padian dan biji-bijian seperti gandum utuh, havermut (oat), bulgur, kacang merah, kacang hijau, beras basmati, beras merah dan hitam, dll.

Makanan tinggi serat juga termasuk karbohidrat lepas lambat, seperti serealia utuh, kentang kecil dimakan dengan kulit nya, sayuran dan hampir semua jenis buah-buahan.

Hindari makanan yang sudah banyak diproses seperti nasi putih, gula, tepung terigu putih, dan tentunya makanan yang terlalu banyak lemak seperti biskuit, cake, coklat, keripik, dan  kerupuk.

Untuk minuman, hindari asupan kafein yang berlebihan dari teh, kopi, dan minuman cola Karena efek diuretic (buang air kecil) kafein yang dapat menimbulkan dehidrasi ringan pada saat berpuasa.

Cara masak pun sebaiknya menerapkan yang lebih sehat seperti tumis atau cah, pepes, kuah tanpa santan (seperti rawon, semur, sop), tim, dan bakar (seminggu sekali saja). Hindari tehnik masak banyak lemak seperti menggoreng dan santan berlebihan.

Bagaimana dengan Anda, makanan yang baik untuk sahur apa yang menjadi favorit keluarga?

Oleh : dr. Johanes Chandrawinata, MND, Sp.GK

(dokter spesialis gizi Melinda Hospital Group)

Komentar Artikel Makanan yang Baik Untuk Sahur dan yang Tidak Baik
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI