KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Selasa 06 November 2018 08:43:18
by MelindaCare, via Artikel Bayi Anda

Penyebab kepala bayi peyang itu apa ya? Bentuk kepala bayi Anda masih akan terus berubah sampai usia 18 bulan. Hal ini karena sambungan antar tulang-tulang tengkorak yang terdiri dari tulang rawan dan ubun-ubun. Baru mulai mengeras di usia 9 bulan dan menutup sempurna pada usia 18 bulan.

Ada beberapa penyebab kepala bayi peyang yaitu:

1. Craniosynostosis

Merupakan sebuah keadaan medis dimana pembentukkan antara tulang tengkorak kepala pada bayi terbentuk secara prematur. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya keditadaknormalan pada bentuk tulang tengkorak kepala bayi. Segera lakukan tindakan medis karena hal ini berbahaya, yakni dapat menyebabkan penekanan pada otak bayi Anda.

2. Proses Kelahiran

Selama proses kelahiran kepala bayi Anda dengan kondisi tulang tengkoraknya yang belum kokoh atau masih rapuh, melewati terowongan sempit pada tulang panggul sehingga bentuknya berubah. Kepala bayi biasanya akan kembali berbentuk bulat normal dalam waktu sekitar enam minggu setelah kelahiran. Tapi terkadang kepala bayi tidak kembali ke bentuk normal dan bentuk kepala di bagian belakang atau sisi kepalanya berbentuk rata. Kondisi kepala bayi berbentuk asimetris atau tidak rata ini dikenal dengan istilah Deformational Plagiocephaly atau Flat Head Syndrome.

3. Tekanan Pada Satu Sisi

Akibat tekanan pada satu sisi kepala secara signifikan dan terus-menerus bisa menyebabkan peyang. Menurut dr. Eric Gultom, SpA., kepala bayi baru lahir belum menyatu tulang-tulangnya, jaringan-jaringannya belum tumbuh, masih longgar, dan banyak air. Hingga, bila ada tekanan pada satu sisi yang signifikan dan terus-menerus menyebabkan kepalanya jadi peyang. Tetapi begitu tekanan pada satu sisi ini hilang, peyangnya juga hilang karena tengkoraknya masih berkembang dan tumbuh. Jadi masih banyak pertumbuhan yang akan terjadi seperti daging, kulit, otak, dan tulang kepalanya, hingga peyangnya bisa hilang dan kepala jadi normal kembali.

4. Faktor Keturunan

Apabila salah satu orang tua si bayi memiliki kepala bagian belakang yang datar atau tidak bulat, bisa menjadi faktor peyangnya kepala bayi. Kondisi ini biasanya menyebabkan kecemasan pada orangtua yang kurang memahami hal ini.

Apabila bayi Anda masih dalam kurun waktu usia ini, artinya Anda masih memiliki kesempatan untuk melakukan koreksi terhadap bentuk kepala bayi Anda yang tampak rata atau peyang. Dan jika tidak dikoreksi diduga dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan dan mempengaruhi penampilan fisik kepala Si Buah Hati kelak.

Oleh sebab itu sebaiknya Anda melakukan pencegahan dan penanganan pada bayi Anda sedini mungkin, sehingga fisiknya kelak bisa berkembang dengan baik dan sempurna. Apabila bayi Anda masih dalam kurun waktu usia ini, artinya Anda masih memiliki kesempatan untuk melakukan koreksi terhadap bentuk kepala bayi Anda yang tampak rata atau peyang. Dan jika tidak dikoreksi diduga dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan dan mempengaruhi penampilan fisik kepala Si Buah Hati kelak.

Sering-seringlah mengubah posisi kepala bayi agar tidak hanya bertumpu di satu sisi saja ya.

Komentar Artikel Penyebab Kepala Bayi Peyang, Apa Ya?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI